SEMBILAN TREATMENT MENGHALAU PERASAAN TIDAK DIHARGAI
Bu apakah pernah diposisi merasa tidak dihargai sebagai pasangan? Ya akupun mengalami bu jadi aku tahu benar bagaimana rasanya, hal yang mendasari bisa jadi beragam berdasarkan yang dialami bu ibu namun yang aku alami adalah karena kurangnya komunikasi antara aku dan pasangan. Lelah rasanya bu mengingatkannya betapa penting komunikasi dalam rumah tangga sampai sering mendapatkan jawaban "kalau memang perlu ngomong aja duluan", apakah tandanya sudah tidak ada lagi penghargaan bagi permintaan istri sendiri?
Bentuk penghargaan dalam hal komunikasi mungkin berbeda pada tiap individu namun aku adalah tipe yang senang mendapatkan perhatian, terlepas dari masa laluku yang kurang menerima perhatian orang tua terutama bapak maka aku sering sekali menjadi seperti "Pengemis Perhatian". Rasa tidak lagi dihargai muncul di tahun ke-3 pernikahan apalagi ketika itu aku sedang hamil anak kedua, aku mendapatkan ia begitu sering menunjukan bentuk perhatian malah ke teman lawan jenisnya. Aku dapati dia yang sebelum menikah denganku tak pernah absen memberikan perhatian dalam bentuk like di sosial media dalam setiap postinganku, kini tak pernah lagi menunjukan bentuk perhatian yang demikian. Malahan ia dengan mudahnya meninggalkan emoticon love atau suka keteman-teman perempuannya, ahh rasanya sungguh menyesakkan dada bu. Terbayang sudah bu bagaimana rasanya sedang hamil malah terasa tak dihargai, sungguh sambil mewek aku ketik ini bu.
Berat ya bu rasanya menjadi perempuan? Yang dahulu bekerja kini tinggal dirumah mengurus anak-anak, yang biasa memiliki uang sendiri untuk membeli keperluan pribadi kini harus mampu berhemat "ego" demi keberlangsungan hidup dari mengandalkan satu penghasilan. Aku gak bilang kurang bu namun sungguh berbeda rasanya apalagi ketika tidak bijak menggunakan uang lalu timbul pertanyaan "habis buat apa aja sih?", ingin rasanya berkata "sungguh tega kau ferguso mengatakan hal itu", bagai di telenovela.
Maka kali ini aku akan merangkum Sembilan TREATMENT untuk membuat kalian relaks ketika menghadapi masalah tidak dihargai seperti cerita diatas, disimak yuk :
Langkah Pertama. Carilah tempat yang sunyi bu kurung diri lalu pejamkan mata, tarik dan buang nafas perlahan. Lakukanlah meditasi bu untuk membuang perdebatan dihati dan kepala yang seringkali tidak sinkron ketika sedang tertimpa masalah, begitupun masalah tidak dihargai. Lakukan minimal 5 menit atau hingga ibu puas telah meredam dan membuang segala energi negatif dalam diri.
Biasanya langkah ini amat mujarab padaku bu, sebelum aku mengenal meditasi pasti mudah meledak-ledak, sedih berkepanjangan, dan sebagainya. Ajaib sekali ya bu treatment satu ini
Langkah Kedua. Lakukan Me Time, sebisa mungkin singkirkan dulu prahara dan huru-hara terutama urusan anak-anak biarkan bapak yang mengambil alih sambil berkata sinis dalam hati "rasakan kau ferguso". Karena sejatinya urusan anak-anak adalah hal yang sulit bagi bapak-bapak bu.
Langkah ini mungkin menjadi cukup rumit untukku bu karena sejatinya me time hanyalah milik suami, dari mulai ngopi dan merokok berkelamaan, main game tanpa memberikan perhatian, nongkrong dan ngobrol lama sama para tetangga. Semoga bu ibu adalah bentuk cerminan lain ya bu tidak seperti diriku.
Langkah Ketiga. Menulislah bu untuk melepaskan segala unek-unek dihati dan kepala, jika memang tak ada tempat untuk bercerita kita tetap bisa melakukannya lewat tulisan. Selesai menumpahkan perasaanmu diatas tulisan percayalah bu kau akan tenang.
Langkah Keempat. Hargai diri sendiri, jika tak ada yang mampu menghargaimu maka dirimulah yang melakukannya. Langkah ini bisa diterapkan bukan hanya saat kecewa tidak dihargai bu namun bisa dilakukan sesering mungkin agar lebih mampu mencintai dirimu sendiri.
Langkah Kelima. Percaya pada diri sendiri, banyak dari kita meragukan kemampuan sendiri padahal Tuhan telah memberikan hal baik tersebut dalam diri kita. Yakinlah kau mampu, sanggup bu karena sejatinya tak ada yang tak mungkin didunia ini. Pasti mudah untuk melewati prahara yang terjadi, kuatkan dirimu bu.
Langkah Keenam. Ubah pola pikirmu bu, saat merasa tidak dihargai, pasti akan muncul banyak sekali pikiran negatif. Bukan tidak mungkin, pikiran ini akan menjadi kian liar seiring dengan berpacunya waktu layaknya bola salju yang menggelinding. Jangan beri ruang untuk pola pikir negatif ini menjadi bahan bakar yang membuat perasaan semakin tidak nyaman. Siapa yang mampu untuk menghentikan bu? Hanya dirimu sendiri
Komentar
Posting Komentar