Trik dan Cara Modern hingga Tradisional agar anak cepat berbicara

 Tumbuh kembang anak adalah hal yang menarik yang selalu menjadi perhatian orang tua, bagaimana tidak ketika sedang kumpul keluarga, kerabat, sahabat tak jarang membicarakan soal tumbuh kembang anak. Beberapa mungkin paham caranya menyampaikan tanpa menyakiti jika mungkin anak-anak kita memiliki kekurangan dalam tumbuh kembangnya, namun ada juga yang bablas bicara tanpa memikirkan perasaan kita sebagai orang tua.

Nah kali ini yuk kita bahas soal salah satu keresahan yang mungkin sedang ibu-ibu alami, yang akan aku sharing kali ini adalah tentang anak-anak yang terlambat dalam berbicara. Bagaimana sih trik dan cara yang tepat sebagai bentuk ikhtiar kita sebagai orang tua agar anak mau berbicara dan mengucapkan kata?

Trik dan cara untuk mengajarkan kemudian melakukan pendekatan kepada anak pun berbeda-beda nih bu ibu, ternyata ada cara yang modern dan tradisional yuk disimak.

Dari sisi Modern berikut Trik dan Cara yang bisa Ibu coba gunakan untuk menstimulasi kemampuan berbicaranya:

  • Metode Bernyanyi. Bernyanyi bisa menjadi cara agar bayi dapat mengenal banyak kosa kata. Sambil bernyanyi, ibu bisa sambil memeragakan kata-kata dalam lagu tersebut untuk membantu si kecil memahaminya. Jadi ibu, sering-seringlah bernyanyi untuk si kecil ya. Misalnya, ibu bisa bernyanyi lagu tentang hujan ketika sedang turun hujan ataupun menyanyikan lagu tentang hewan yang ada disekitar contohnya cicak-cicak didinding.

  • Membacakan Buku Cerita. Pilihlah buku cerita bergambar agar sambil bercerita, ibu dapat menunjuk gambar sambil menyebutkan nama benda yang ditunjuk. Ibu juga sebaiknya membaca dengan intonasi nada yang bervariasi agar si kecil tertarik mendengarkan ibu dan mengingat kata-kata yang ibu tekankan juga mau memperhatikan hingga akhir tanpa bosan.

  • Sering-sering Mengajak Bayi Berbicara. Tingkatkan interaksi ibu dengan si kecil dengan sering-sering mengajaknya berbicara. Ibu dapat membicarakan hal apa saja, mulai dari hal-hal yang sedang terjadi, apa yang sedang ibu lakukan, dan menyebutkan benda-benda yang ditemui. Walaupun bayi belum dapat mengerti apa yang ibu bicarakan, tapi lambat laun, bayi akan mengenal kata-kata yang sering ibu ucapkan dan ini terjadi dengan anakku bu yang alhamdulillah sudah menguasai banyak bendahara kata dari apa yang ia dengar ketika masih bayi.

  • Berikan Contoh Berbicara yang Benar. Biasanya bayi yang belum lancar menyebutkan suatu kata, akan menyebutkan kata tersebut dengan tidak lengkap atau mengubah konsonan kata tersebut. Misalnya, “pisang” menjadi “icang”, “susu” menjadi “cucu”, dan sebagainya. Nah, kebanyakan orangtua menganggap hal tersebut lucu, dan malah ikut-ikutan menyebutkan kata-kata tersebut dengan cara yang salah. Padahal hal tersebut dapat memengaruhi kemampuan berbicara si kecil lho. Jadi, tetaplah menyebutkan kata-kata dengan benar kepada si kecil ya bu.

Dari sisi Tradisional berikut Trik dan Cara yang bisa ibu gunakan untuk menstimulasi kemampuan berbicara anak :

  • Perbanyak Respon Anak. Cara tradisional agar anak cepat bicara yang pertama adalah dengan memperbanyak responnya. Misalnya, jika anak melihat seekor kucing dan mengucapkan kata “kucing”, Anda dapat merespons dengan mengatakan, “Ya, itu kucing besar berwarna cokelat.” Anda juga bisa menggunakan teknik ini ketika anak mengucapkan sejumlah kata dalam kalimat. Hal ini bisa sangat membantu mereka memiliki lebih banyak kosakata.

  • Beri Pilihan pada Anak. Cara tradisional agar anak cepat bicara kedua adalah dengan selalu memberi mereka pilihan. Anda dapat mendorong komunikasi dengan memberikan pilihan kepada anak. Katakanlah Anda memiliki dua jus dan Anda ingin anak memilih antara jus jeruk dan jus apel. Anda dapat bertanya kepada mereka, "Mau jus jeruk, atau mau jus apel?" Pastikan anak memberi respons dan jawaban dalam kata-kata dan bukan hanya sekadar gestur. Cara ini bisa memaksa mereka untuk berbicara dan memperbanyak kosakata.

  • Batasi Waktu Penggunaan Gadget. Cara tradisional agar anak cepat bicara yang terakhir adalah dengan membatasi penggunaan gadget. Sebuah studi menemukan bahwa peningkatan waktu yang dihabiskan anak bermain gadget dikaitkan dengan keterlambatan bahasa pada anak berusia 18 bulan.

Perkembangan bahasa dan kemauan berbicara pada setiap anak memang berbeda-beda. Seorang bayi sudah bisa bilang kata “mama” di usianya yang baru delapan bulan. Tapi bayi lain mungkin baru bisa mengucapkan “mama” ketika menginjak usia 15 bulan. Meski demikian, normalnya seorang bayi yang berusia 12-18 bulan harus sudah mampu mengucapkan tiga sampai enam kata dengan arti, seperti mama, papa, susu, bobo dan lain-lain. Waspadai bila pada usia 16 bulan, masih belum ada kata berarti yang bisa diucapkan si kecil. Ibu harus selalu sigap untuk melakukan upaya demi perkembangan berbicaranya, jangan sampai terlambat ataupun menyesal dikemudian hari ya bu.

Wallahu a'lam bishawab, semangat terus untuk para ibu yang sedang berjuang melakukan ikhtiar yang terbaik untuk tumbuh kembang anak-anak.

Komentar