Apakah Baby Walker Aman Digunakan Demi Bayi Cepat Berjalan?
Seyogyanya pembahasan tentang baby walker adalah bagian dari keresahan kita sebagai orang tua bukan bu? Penting untuk diketahui nih bu apakah aman menggunakan baby walker sebagai media belajar berjalan bayi kita, yuk disimak.
Nyatanya baby walker sendiri justru dapat berisiko memperlambat perkembangan motorik bayi yang sedang dalam masa berguling, duduk, merangkak juga berjalan. Dapat dipahami mungkin sebagian orang tua memilih untuk menggunakan baby walker dengan alasan membantu mereka meminimalkan membagi perhatian antara pekerjaan rumah yang harus segera dilakukan maupun hal lainnya, namun ternyata penggunaan baby walker pada bayi membutuhkan perhatian penuh saat digunakan. Jadi statement "Gak apa-apa deh biar meringankan mengawasi anak" adalah salah ya bu.
Dikutip dari theasianparent, di Amerika dan tempat lain diseluruh dunia ruang gawat darurat merawat ribuan bayi setiap tahun karena terluka saat menggunakan baby walker. Yang bahkan menurut sebuah laporan di Hongkong juga terjadi kasus balita yang nyaris tewas akibat memakai alat ini.
Seorang dokter anak Benjamin Hoffman yang memimpin American Academy of Pediatrics Committee on Injury, Violence and Poison Prevention berkata, "Saya melihat baby walker sangat berbahaya dan tidak memiliki manfaat apapun, sebaiknya tidak dijual di AS." (theasianparent)
Apakah sebegitu mengerikannya? Berikut adalah kasus yang sering terjadi pada bayi yang menggunakan baby walker :
- Terjatuh dari tangga (umumnya yang memiliki rumah 2 tingkat)
- Jari bayi terjepit saat baby walker menabrak dinding
- Bayi jatuh terguling saat tubuhnya miring kekanan/kiri ketika berada diatas baby walker, karena kepala bayi masih lebih berat dari tubuhnya
- Bayi dapat meraih benda-benda berbahaya, seperti air panas atau colokan listrik (yang umum terjadi)
Say Big NO to baby walker yuk bu, masih banyak media lain yang mampu membantu anak-anak untuk berjalan contoh yang termurah dan termudah dijangkau dirumah adalah galon air bu ibu pasti semua orang memilikinya. Anak-anakku pun demikian menggunakan media galon sebagai tumpuan untuk belajar berjalan yang tentunya tidak terisi air penuh ya, bisa disesuaikan lebih dulu untuk takaran airnya.
Sebagai gantinya gak apa-apa deh kita gerak lebih banyak mengikuti bayi kita hitung-hitung sekalian olahraga ataupun untuk membantu menurunkan berat badan jika memang setelah hamil dan melahirkan berat badan ibu belum kembali ideal. Semangat yuk bu pasti kita mampu menjadi orang tua yang lebih cerdas dalam memberikan perhatian pada tumbuh kembang anak-anak.
Komentar
Posting Komentar